DETERMINAN PEMANFAATAN BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK ( KIA) PADA IBU HAMIL DAN BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS EBAN TAHUN 2021
Abstract
Kabupaten timor tengah Utara tahun 2018 kematian ibu sebanyak 5 kasus dan tahun 20-19 sebanyak 3, sedangkan kematian bayi tahun 2018 sebanyak 54 kasus dan tahun 2019 yaitu 53 kasus sedangkan kondisi bayi lahir 2019 5.153 dan mati 95 kasus. BPS Prov. NTT, 2019). Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar Provinsi NTT tahun 2018, ibu yang bisan menunjukkan kepemilikan BUKU KIA di Provinsi NTT kelompok umur 15- 49 tahun dari kelompok umurtersebut rata-rata umur 15-19 yaitu sebesar 75,11 % dilihat dari ibu yang sedang hamil. Tujuan utama dari Buku Kesehatan Ibu dan Anak yaitu penyelenggaraan imunisasi, serta pemberiat vitamin A pada bayi, Balita dan ibu nifas mengaamanahkan pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk meyipakan dan menjaga kehamilan, agar persalinan sehat dan selamat serta persalinan bayi yang sehat dan tumbuh kembang yang optimal.
Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas I Eban dan dilakukan selama tiga bulan dari bulan Maret sampai Mei Tahun 2021. Populasi yaitu ibu hami/ balita yang datang ke posyandu di wilayah kerja Puskesmas eban dalam 2 bulan terakhir, yakni bulan Januari dan Februari. Pemilihan sampel dalam penelitian ini akan dilakukan menggunakan teknik multistage sampling. memilih secara simple random 4 dari 6 desa yang ada di wilayah Puskesmas Eban. Sampel terdiri dari 80 responden. Analisis data menggunakan univariate, bivariat.
Hasil analaisis bivariat chi square menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara sikap ibu dengan pemnafaatan Buku KIA p value = 0,001 OR (95% CI) 3,157(1,052-8,476). Kesimpulan pada penelitian ini diharapkan pihak puskesmas untuk dapat meningkatkan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) tentang pemanfaatan buku KIA kepada masyarakat khususnya ibu balita, sehingga pengetahuan dan sikap ibu juga akan meningkat. Sedangkan untuk meningkatkan dukungan petugas kesehatan, perlu dilakukan upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petugas melalui pelatihan