KESIAPAN PEMIMPIN BANK MENGHADAPI DISRUPSI DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi gaya kepemimpinan terhadap kinerja perusahaan yang dimoderasi dan dimediasi oleh disrupsi. Perusahaan yang dipilih adalah industri Perbankan di Indonesia yang sudah berdiri ratusan tahun hingga memasuki lini masa Bank 4.0. Konsep yang diterapkan dalam penelitian ini adalah konsep persepsi untuk mengetahui penilaian individu tentang kombinasi gaya kepemimpinan, kinerja perusahaan dan disrupsi. Konsep yang digunakan untuk mengukur kombinasi gaya kepemimpinan adalah persepsi terhadap gaya kepemimpinan transformasi, gaya kepemimpinan etika, gaya kepemimpinan melayani dan gaya kepemimpinan elektronik. Di mana berdasarkan studi keempat gaya kepemimpinan tersebut adalah gaya kepemimpinan yang dianggap paling efektif diimplementasikan untuk mengelola generasi milenial. Konsep yang digunakan utuk mengukur kinerja perusahaan terdiri dari persepsi terhadap kinerja perusahaan secara finansial dan non-finansial yaitu pemrosesan dan pengembangan sumber daya manusia. Konsep yang digunakan untuk mengukur disrupsi adalah persepsi terhadap kinerja multidimensi meliputi fitur teknologi, dinamika pasar dan lingkungan eksternal.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, objek penelitian adalah bank di Indonesia, subyek penelitian adalah karyawan bank, dan penentuan sampel mengikuti kaidah Hair, dengan total sampel 300 orang, pengambilan data melalui kuesioner daring dengan Microsoft form. Analisis data model pengukuran dan model struktural dilakukan dengan program SmartPLS. Berdasarkan hasil penelitian persepsi karyawan menyatakan bahwa kombinasi gaya kepemimpinan etis, gaya kepemimpinan transformasi, dan gaya kepemimpinan melayani yang ditampilkan oleh pemimpin Bank dalam berperan menghadapi disrupsi dengan menciptakan inovasi dalam mengelola karyawannya guna pencapaian tujuan organisasi untuk meraih kinerja perusahaan dengan baik.