GAMBARAN KOMITMEN ORGANISASI KARYAWAN DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN PROVINSI MALUKU PADA BAGIAN TATA USAHA
Abstract
Setiap organisasi membutuhkan karyawan yang memiliki komitmen tinggi untuk menjalankan kegiatannya dalam mencapai tujuan organisasi. Dengan adanya komitmen yang tinggi, seorang karyawan akan mencintai pekerjaannya dan mampu bekerja dengan rasa penuh tanggung jawab. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku adalah sebuah lembaga pemerintahan yang sangat mengutamakan komitmen dalam menjalankan tugas-tugas pokok lembaga itu sendiri.
Meyer dan Allen (1997) merumuskan suatu definisi mengenai komitmen dalam berorganisasi sebagai suatu konstruk psikologis yang merupakan karakteristik hubungan anggota organisasi dengan organisasinya, dan memiliki implikasi terhadap keputusan individu untuk melanjutkan keanggotaannya dalam berorganisasi. Penelitian yang di lakukan pada Dinas Perindustian dan Perdagangan Provinsi Maluku di Bagian Tata Usaha, ini, bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat komitmen organisasi karyawan yang meliputi tiga karakteristik komitmen organisasi yaitu affective commitment, continuance commitment dan normative commitment, dengan jumlah responden sebanyak 48 karyawan.
Berdasarkan pembahasan secara umum yang ada terlihat bahwa hasil perhitungan mean masing-masing komponen atau aspek komitmen organisasi yang diteliti, maka dapat dijelaskan bahwa aspek affective commitment dan normative commitment mempengaruhi komitmen organisasi karyawan di Dinas Perindustian dan Perdagangan Provinsi Maluku di Bagian Tata Usaha, karena kedua aspek tesebut memiliki nilai rata-rata (mean 3,94) untuk aspek affective commitment 3,90 untuk aspek normative commitment yang perbedaan nya sangat kecil yaitu 0.04. apabila dibandingkan dengan kedua aspek komitmen lainnya yakni continuance commitment (mean 3,48).